Ngobrolin Seputar Berbagai Jenis Masker | Look At M3 #63

by - May 20, 2022


HOLA!

It's ngobrol time! udah lama kita gak ngobrolin perihal skincare atau makeup di blog ini so, kali ini kita bakal ngobrolin lagi tapi tentang skincare. Mungkin lebih tepatnya ngebahas kali, ya, soalnya kan lo cuma baca tulisan gue doang. Yaudah lah ya, gak usah dipikirin pokoknya kayak gitu deh. 

*Anyway, maafin gue ya kalau tulisan gue berantakan dan ancur banget soalnya gue baru nulis lagi setelah sekian lama gak nulis. 

Salah satu skincare yang disukain banyak orang adalah masker. Gue juga suka masker dan suka pakai kalau gak malas. 

Banyak tipe-tipe masker yang dijual di pasaran makanya gue mau bahas itu sekarang. Sayangnya gue gak akan bahas macam-macam masker itu secara satu persatu apalagi jelasin ke kalian sebab gue di sini hanya mau sambat dari berbagai jenis masker yang udah pernah gue coba. Siapa tau kalian ngalamin hal yang sama ketika pakai masker jenis yang sama supaya kedepannya masalah kita bisa didengar dan diperbaiki oleh para kakak rnd.

Mari kita mulai dengan tipe masker yang pertama, yaitu masker organik.   

1. Efektivitas Masker Organik




As we know, masker organik itu cara pakainya adalah dengan melarutkan bubuk masker menggunakan air lalu setelah kental barulah dioles ke muka. Pertanyaan gue adalah, apakah masker organik berefek ketika kita mencampurkannya tanpa takaran yang sesuai? 

Di beberapa masker organik yang pernah gue coba, pada aturan pakainya ditulis "Masukkan bubuk masker secukupnya" dan menurut gue kurang tepat. Kita gak tau secara pasti butuh beberapa takar sendok atau beberapa gram bubuk yang dicampurkan dengan beberapa bagian atau berapa ml air untuk mendapatkan masker dengan efektivitas yang diinginkan. Ya karena di aturan pakainya hanya ditulis masukkan bubuk masker secukupnya. 

Meskipun gak ditulis "Racikan" pastinya, masker organik cukup berefek di kulit gue. Muka gue jadi lebih bersih, tapi yang masih gue pertanyakan adalah efektivitasnya. 

Baca juga : Hair Care yang Bagus Buat Rambut Berwarna dan Lepek

2. Sakitnya Waktu Ngelupas Peel off Mask

Jenis masker yang gue gak mau pakai lagi adalah peel of mask. Dulu gue sering pakai peel of mask dari yang sakit dan sampai yang gak begitu sakit. Gue sih ngerasanya masker jenis ini kurang ampuh, di kulit gue tentunya. Gue penasaran kenapa ada orang yang suka pakai masker ini padahal hasilnya gak keliatan udah gitu sakit ketika di peel

Kalau lo tim peel of mask, tolong tulis di kolom komentar kenapa lo bisa suka. 

3. Sheet Mask Bikin Gue Miskin 

Salah satu jenis masker terenak dan ternyaman yang pernah gue coba adalah jenis sheet mask. Dia ini benar-benar bikin kulit jadi lebih glowing karena kandungan essencenya banyak. Udah gitu feelnya nyaman banget dan tinggal ditempel aja di muka. 

Sayangnya, harga sheetmask cukup mahal -bagi gue- karena paling murahnya aja sekitar 10rban. Cuma sekali pakai terus dibuang. Berhubung gue penuh perhitungan, daripada gue beli sheet mask yang isinya essence dan cuma sekali pakai, better gue beli essence. Meskipun harganya puluhan ribu tapi lebih worth it daripada sepuluh ribu hanya sekali pakai. 

Namun, feel ketika pakai sheet mask memang jauh berbeda daripada pakai essence. Mungkin itu yang membuat sheet mask agak mahal. 

4. Wash Off Mask Bikin Mata Gue Perih 

Selain sheet mask, gue juga suka pakai wash off mask yang tinggal dicuci pakai air setelah kering. Sayangnya mata gue suka perih ketika nungguin masker ini kering. Gak tau karena gue pakainya terlalu dekat dengan mata atau karena area mata gue yang terlalu sensitif. Meskipun begitu, gue tetap nyaman pakai wash off mask karena hasilnya kelihatan. 

Dari empat jenis masker yang gue mention di atas, masker yang paling gue suka adalah sheet mask, of course. Gue juga suka banget sama sleeping mask. Gak gue mention di atas karena bingung mau bahasnya apa karena keresahan gue tentang sleeping mask ini nyaris gak ada. Gue suka hasilnya yang bikin wajah cerah alami dan aromanya yang bikin rileks. 

Fyi, masker ini bukan rangkaian skincare yang wajib. Pemakaian ini memang opsional aja. Banyak orang yang pakai masker karena hasilnya cukup instan, tapi gak bertahan lama. Perlu diingat bahwa instan pemakaian masker berbeda sama instan dari skincare mengandung merkuri. Selain itu, feel ketika pakai masker itu berbeda, bikin orang jadi happy that's why banyak yang memasukkan masker jadi rangkaian skincare wajibnya. 

Itu dia keresahan gue tentang berbagai jenis masker. Kalau menurut lo, ada gak sih keresahan yang selama ini lo alami tentang masker? kasih tau gue lewat kolom komentar, ya! 

Anyway

See you next post!

You May Also Like

0 komentar