Ketika Semuanya Gak Lagi Menyenangkan | Djournals #23

by - March 16, 2021

Djournals

Adalah sarana sambat secara elegan

Mempersembahkan...

Pernah gak sih lo ngerasa kegiatan yang tadinya lo suka banget sekarang terasa biasa aja? 

Kalau iya, mari kita berpegangan tangan. 

Dulu gue suka banget sama hal-hal yang berbau kosmetik, tapi sekarang udah biasa aja. Secapek-capeknya gue, masih sempat hapus makeup lalu do my night skincare routine. Ada rasa kebahagiaan makanya gue jarang banget ngeskip skincare rutin. Sekarang kegiatan tersebut rasanya gak semenyenangkan itu. 

Gue bukan yang suka koleksi skincare sampai-sampai bosen using skincare, tapi gue hanya beli dan pakai skincare yang gue suka. Itupun basic skincare bukan yang sampai koleksi berbagai jenis masker segala. Sampai saat ini gue belum menemukan jawabannya. 

Beberapa tahun lalu, gue suka banget sama kpop dan kdrama sampai lupa waktu. Bukti nyatanya kalian bisa tau karena di blog ini ada label khusus yang ngebahas tentang korea secara tersendiri. Sejak grup yang gue sukain banget bubar, gue jadi gak tertarik lagi sama dunia kpop. Pada saat itu juga, gue lagi ada masalah yang bikin gue ada di titik terendah. Bingung mau cari hiburan ke mana karena grup yang gue stand tiba-tiba bubar dan gue belum punya pacar yang bisa dijadiin tempat curhat. Rasa sedihnya masih ada sampai sekarang dan mungkin karena itu, gue ngerasa kpop udah gak seasik dulu. 

Belakangan ini gue lagi happy banget karena tempat kerja baru gue lumayan nyaman. Gue happy karena ketemu banyak orang dari berbagai latar belakang. Gue suka dengerin cerita bahkan, keluhan mereka. Ada aja yang bikin gue ketawa setiap harinya. Sayangnya, lagi-lagi gue ngerasa kegiatan ini udah gak bikin gue happy. 

Gue paham bahwa di hidup kita gak selalu tentang hal yang menyenangkan aja, tapi ada juga yang bikin sedih. Dari situ gue menyimpulkan bahwa kebahagiaan gak bertahan selamanya begitu juga dengan kesedihan. Ada juga psikiater yang mengatakan hal serupa. Kata-kata dari psikiater sering banget jadi obat bagi gue dan gue senang dengarnya. 

Sejak tau bahwa semua hal yang ada di dunia ini gak ada yang bertahan lama perlahan gue mulai bisa berdamai dengan keadaan. Gak perlu sedih berlarut-larut karena kesedihan gak akan bertahan selamanya. 

Semakin bertambahnya usia gue mulai terbiasa dengan kebahagiaan yang datang dan pergi. Yang tadinya khawatir dengan apa yang terjadi besok, kini berubah jadi sedikit lebih tenang karena gak mengharapkan apa-apa serta menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Bukannya gak punya rencana, tapi gue mau belajar untuk memikirkan sesuatu yang memang betul-betul penting. 

Dengan gak berekspetasi bikin gue jadi lebih bebas dalam melakukan sesuatu.

Semakin mencoba cari jawaban malah bikin overthinking. Apa masalah teratasi? jelas enggak. Yang ada pikiran lo penuh dengan hal-hal yang gak seharusnya lo pikirkan. Gue udah bahas tentang "Pertanyaan yang Gak Ada Jawabannya" di postingan djournals sebelumnya jadi, lo bisa baca lebih dalam di sana. 

Semuanya akan berlalu. Baik kebahagiaan atau kesedihan. Gak perlu menyalahkan keadaan apalagi diri sendiri karena semuanya udah terjadi. Yang harus di lakukan adalah belajar dari pengalaman tersebut. 

Ternyata dua hal tadi masih berkaitan dengan kegiatan yang 'tadinya' menyenangkan. Sesuatu yang menyenangkan pun gak akan bertahan lama sebab manusia punya rasa bosan. Itu wajar banget. Akan ada kegiatan lain yang bikin lo bahagia. 

Mencari sesuatu yang gak pasti akan membuat lo lelah tanpa dapat hasil. Begitu juga dengan mencari sesuatu yang membuat lo bahagia. Kebahagiaan bukan di cari, tapi di ciptakan.

Makasih udah mau luangin waktu untuk baca tulisan ini. 

Semoga tetap kuat. 


You May Also Like

0 komentar