Persoalan Tentang Makan | Djournals #21

by - February 23, 2021


Djournals

Adalah sarana sambat secara elegan

Mempersembahkan...

Hal receh yang mau gue bahas di tulisan ini adalah tentang makan. Beberapa tahun lalu, gue bukan tipikal orang yang suka makan alias hanya makan untuk hidup. Gue bisa gak makan dalam satu hari meskipun lapar karena gue gak suka makan. Meskipun makan adalah kebutuhan dasar manusia, tapi gue gak suka. Gue malas dengan proses ngambil makanan ke dapur sampai ke ngunyah makanan supaya perut gak laper. Serandom itu. 

Kirain pemikiran kayak gitu akan bertahan selama gue hidup, tapi ternyata enggak. Belakangan ini, gue mulai suka makan. Yang tadinya gak punya makanan favorit dan gak punya kepinginan untuk makan ini itu, tapi sekarang yang terjadi justru sebaliknya. Gue mulai ada nafsu untuk makan. 

Semakin bertambahnya usia justru gue makin menyadari banyak hal yang biasanya kita anggap "Receh" tapi sebenarnya itu adalah suatu nikmat yang luar biasa. Contohnya makan. Ketika lo lapar, tapi gak ada makanan yang pingin lo makan pasti ketika makan rasanya akan beda ketika lo makan makanan yang lo pingin. Ada kenikmatan tersendiri karena akhirnya lo bisa nyicipin makanan itu. 

Sebelumnya gue gak tau tentang semua itu. Gue pikir, makan ya makan. Tanpa berpikir kalau bisa menikmati makanan adalah sebuah nikmat yang harus di syukuri. Makanya mulai dari saat itu gue jadi suka makan. 

Kebahagiaan yang gue dapat ketika makan ternyata sebegitu ngaruhnya ke mood. Ketika gue makan dengan baik dampak ke tubuh pun jadi gak gampang sakit. Sebenarnya efek yang paling terasa sih ke mood. Mood gue jadi membaik dan secara otomatis bawaannya jadi happy terus. Perasaan happy itulah yang bikin gue belakangan ini gak ngerasa capek meskipun gue kerja. 

Bagian yang lucunya adalah gue gak tau kalau gue ini kecapekan. Kalau gak ada memar-memar di bagian tubuh gue mungkin gue gak tau kalau gue capek. Energi gue serasa gak ada habisnya meskipun kerja seharian. Ternyata makan sebegitu ngaruhnya ke mental gue. 

Ketika di ingat-ingat lagi, pas gue gak ada kerjaan yang berat dan gak perlu mikir justru mood gue sering memburuk. Memang pada saat itu mental gue lagi kurang stabil dan ngaruh ke nafsu makan juga. Gue nangis berhari-hari dan gak mau makan kalau gak di paksa. Memang pada saat itu gue gak tau harus berbuat apa bahkan gue sendiri gak ada kepinginan untuk makan ataupun jajan. Setelah nafsu makan gue kembali di situlah semangat gue muncul lagi. 

Aneh gak, sih? 

I think that's weird. Gue kembali bahagia hanya karena makanan. 

Ketika bahagia, gue ngerasa lebih peka sama hal-hal yang ada di sekitar gue. Peka akan hal-hal yang sebelumnya gue anggap gak penting. Wajar sih, soalnya ketika sedih gue gak bisa berpikir clearly. 

Sekarang gue sadar kenapa banyak orang memilih makan ketika lagi sedih karena ternyata makan makanan yang kita inginkan bisa bikin perasaan jadi happy. Sesimpel itu.


You May Also Like

0 komentar