Album For the first time | Sastra #3 | Novel

by - November 20, 2018


HOLA!

Bahagia banget nih gue, mumpung libur gue mau nyeritain ke kalian tentang keempat novel yang gue tulis dalam album For the First Time. Di dalam edisi ini ada empat novel yaitu: Like Snowflake, Just a Friend, Feyland, dan There is no Time. 

Kalian udah baca belum? kalau belum baca dulu yuk dengan cara klik garis tiga di pojok kiri atas lalu klik icon warna oranye. Setiap kisah punya teori berbeda. Mau tau sinopisnya? nih gue kasih tau

1. Like Snowflake




"Terimakasih sudah membuktikan bahwa semua pria tidak sama" 

Apa yang akan kamu lakukan jika berada di titik terlemah, namun ada seseorang yang berusaha membuatmu bangkit, melawan fakta yang selama ini tertanam di hati?

Dia berhasil membuktikan bahwa selama ini kamu salah. Dia memberikanmu cinta yang seharusnya kau terima. Namun, di saat kalian saling membalas perasaan, waktu malah memaksamu kembali. Lantas, apa kamu siap kehilangan lagi?

Semua ada di tanganmu, pilih pergi dengan penyesalan atau bertahan dengan rasa sakit yang tak terbayangkan.

2. Just a Friend



"Saling tertarik, tanpa berharap lebih"

Akibat insiden Raisa nyemburin air ke mukanya Aksel, dia jadi ngehindar kalo ngeliat Aksel. Karena itu juga, dia harus bertingkah imut, biar Aksel gak kasar. Bukannya kasar, yang ada Aksel malah naksir. 

3. Feyland



"Capeknya suka sama cowok baik"

Gimana rasanya jadi cewek paling sial di muka bumi ini? Apa lo ngerasain juga? Kalo ngerasain hal yang sama mungkin lo harus banyak banyak bersyukur sebab gue-lah manusia paling sial yang pernah hidup di muka bumi ini. 

Mungkin kata sial udah mutlak di hidup gue. Sesial apapun elo, harus banyak banyak bersyukur ketika tau apa yang gue jalain. Salah satunya lewat kisah ini. 

4. There is no Time




"Ada rasa yang tak harus diungkap"

Cuma karena satu malam tiba tiba Herin dan Satria jadi akrab. Herin butuh sesuatu yang tidak di dapatkan dari orang lain dan ia dapatkan pada diri Satria. Satria pun sama. Tapi ini baru awal. 

Ketika Herin sudah bisa dikatakan move on dari Rayi, justru Rayi malah memulai. Cinta datang terlambat? Bukan! Diantara kerumitan ini sahabat Herin, Zia, dia justru sangat menyukai Rayi. Herin bingung, harus fokus ke Satria yang tidak pernah serius atau ke Rayi yang sangat berambisi atau mungkin, dia tidak akan mengambil keputusan apapun dan memilih untuk tidak menikmati masa muda. 

Tidak ada yang tau jawabannya, kecuali Herin.

Lebih lengkapnya akan gue bahas secara terpisah, kapan kapan. Dari sinopsisnya ada gambaran kan bakal kayak gimana? 

Empat cerita di atas gue post sebagai pemanasan, jadi lo harus siap siap dengan album lainnya. Kemungkinan besar setiap album akan ada empat novel dan tentunya seru. Lo udah baca? ceritain dong pendapat lo di kolom komentar. *Gue selalu baca komentar loh!

Gue senang banget bisa nyelesain dua (harusnya 3) novel di dalam album ini dan TINT sebentar lagi tamat. Gue pingin namatin dua cerita lainnya supaya bisa lanjut ke album lainnya. Penasaran album selanjutnya kayak apa? pantengin terus ig dan akun wattpad gue. 

Sedikit cerita aja nih, jadi dari empat novel di atas udah gue rombak berkali kali makanya baru selesai dan Feyland gue robak lagi dan ini adalah judul barunya. TINT aja yang gak gue rombak. Semoga hasilnya memuaskan supaya gue gak capek capek mulai dari awal lagi. Kalau gak ngerombak mungkin gue lagi nyelesain ending di album kedua. 

Untuk saat ini kalian bisa nikmati cerita ini dalam bentuk enovel. Baca yuk novelnya dan share ke teman teman kalian supaya bisa berbagi kebahagiaan juga. *Bacanya sambil dengerin playlist dari About Korea!

Semoga album pertama gue bisa selesai dengan baik supaya lebih enak dibacanya dan tentunya masuk akal. Tau lah gue gak punya akal. Doain ya teman teman. 

Sampai ketemu di postingan berikutnya...


You May Also Like

0 komentar